Jumat, 05 Oktober 2012

Pantai Suluban lebih dikenal dengan Blue Point Beach


Pantai Suluban berasal dari bahasa Bali yang berarti “berjalan atau lewat di bawah sesuatu”. karena pengunjung yang ingin ke sana harus melewati batu-batu karang yang menyerupai Goa, sebelum akhirnya sampai di pantai berpasir putih yang dikanan-kirinya tebing karang yang tinggi, dengan gemuruh ombaknya, kalau ingin surfing harus ke tengah laut karena ombak yang bagus ada disana.





Ada juga yang memberi nama Blue Point Beach, karena sebelum memasuki kawasan pantai, kita melewati Blue Point Villas, mungkin lebih gampang bagi wisatawan mancanegara menyebutkannya Blue Point beach daripada Suluban Beach.





Untuk menuju Lokasi ke pantai ini, gampang apalagi kalau anda dari pantai Padang-Padang terus saja menuju ke arah Pura Uluwatu, cari gapura Blue Point Villas, terus masuk ke jalan yang menuju ke Blue Point Villas, anda bayar parkir dulu sebelum masuk. Untuk mencapainya turun tangga bertingkat-tingkat, dikeliling bangunan-bangunan cafe.


Sesudah sampai di pantai, anda akan menikmati keindahannya karena pantai ini dikelilingi dinding karang yang menjorok kedalam seperti Goa, dan juga batu karang besar yang bisa kita naik ke atasnya sambil melihat pemandangan. Pantai Suluban ini seperti kampung Bule, banyak cafe dan penginapan, sewa surfing, hmm sungguh mengasyikkan melihat sunset, pemandangan pantai sambil minum fresh drink apalagi anda ingin memperlancar bahasa Inggris, disini banyak temennya(tapi jangan asal Bule, ntar orang Bulenya tidak bisa bahasa Inggris lagi :) , kenalan dulu, tanya dari negara mana, kalau bisa bahasa Inggris, ya lanjuuut ).



Untuk peselancar dunia pantai Suluban terkenal dengan ombaknya yang tinggi dan butuh perjuangan untuk mencari ombak yang bagus, karena kita harus mendayung dengan kedua tangan sambil rebahkan tubuh dipapan surfing, dari pantai kita harus melawan ombak yang keras dan tidak beraturan untuk mencapai ke tengah menemukan ombak yang tinggi.


Silahkan datang dan nikmati suasana eksotisnya pantai Suluban atau lebih dikenal dengan nama Blue Point Beach.


Ombak yang bergulung-gulung selalu membuat para penggemar olah raga Surfing tertarik untuk mencoba beratraksi di laut lepas, sehingga para turis mancanegara kalau ke Bali, selalu tergila-gila untuk ber'surfing ria'. Ada beberapa lokasi pantai yang ombaknya besar dan ganas, karena datangnya cepat sekali serta berlapis-lapis, semakin tinggi dan besar ombaknya semakin enjoylah para peselancar menikmati olah raga yang tidak gampang ini.
Salah satu tempat selancar (surfing) yang sedang populer saat ini adalah Blue Point, uniknya entah kenapa tempat ini disebut Blue Point ? mungkin karena warna air lautnya yang biru, dengan bibir pantai bertebing-tebing tinggi serta batu karang, ombaknya bagus banget , dipandang mata aja segar rasanya.
Kalau surut, tentu saja kita bisa jalan di sekitar pantai yang berkarang ini, Setiap peselancar yang mau main disini, harus menyiapkan papan Surfing, lalu jalan kaki di celah tebing kecil, menuruni tangga kayu darurat, langsung menuju air laut, dan berbaring di atas papan Surfing. Maka mulailah mereka mendayung dengan kedua tangan untuk mencapai tengah laut yang ombaknya besar. Terkadang kita bisa melihat para peselancar pemula yang baru saja mendayung dengan tangannya sekitar 20 meteran, langsung dihempaskan ombak besar, terbawa lagi ke pinggiran, dan mereka harus mulai lagi mendayung dengan tangan melawan ombak ganas, tetapi bagi mereka yang sudah terbiasa tentu no problem. Dari kejauhan mata memandangi birunya air laut, kita bisa melihat dengan jelas para peselancar yang sedang menikmati ganasnya ombak di Blue Point ini.
Bagi kita yang cuma mau tahu seperti apakah Blue Point, silahkan duduk di Cafe yang tersedia sambil menikmati juice atau kopi panas, sambil mata memandang birunya laut kita bisa juga menikmati atraksi para peselancar yang cukup banyak bermain disini. Kalau mau beli souvenir VCD atau Foto - foto Surfing, silahkan beli disini dengan harga terjangkau. Cuma ingat, bagi mereka yang belum mahir atau belum pernah main Surfing, jangan coba2 mau latihan di Blue Point, ini daerah lautan ganas, bagi pemula silahkan belajar di Kuta Beach aja.

Amazing White Sand & Turqoise Water (Padang2 Beach)


Padang-padang beach atau Pantai Padang-padang berlokasi dijalan Labuhan sait didesa pecatu, sangat dekat dengan Pura Uluwatu yang sangat terkenal dengan pemandangan sunsetnya serta Kecak apinya. Pantai ini sungguh indah, dari sekian pantai di Bali yang pernah saya kunjungi, tanpa ragu-ragu saya ‘Vote’ sebagai Pantai Favourite di Bali atau MANSTAB ! he..he…

Jalan masuk menuju ke pantai memang agak aneh, karena anda harus melewati cerukan model kaya goa ( baca : jalan masuk ke pantai nya melewati goa ) sudah memberikan nuansa tersendiri dan lain dari pada yang lain, setelah menuruni anak tangga yang beberapa puluh biji itu, anda akan takjub dengan pemandangan yang terhampar di depan anda, pantai pasir putih yang airnya biru jernih, airnya datar jadi sangat tepat untuk berenang dan kalo yang suka surfing juga bisa, tapi harus berenang atau sewa perahu ke tengah laut, ups….hampir lupa di pantai ini juga sangat bagus untuk cuci mata “Bay watch” lah, Tips buat anda jangan lupa bawa sun glasses yang paling Item, selain melindungi mata dari sinar matahari juga bagus untuk lirik kanan dan kiri biar ga ketahuan ( *jelalatan mode on , kakkakakakakkakakak)

Belum banyak yang mengenal pantai ini namun pemandangan disini sangat menakjubkan. Pasirnya berwarna putih bersih dengan air laut yang berwarna turqoise. Lokasinya tersembunyi di balik tebing tinggi sehingga untuk sampai ke pantai ini harus menuruni tebing dengan tangga dari jalan raya. Suasana di pantai ini sepi dan tenang sehingga jarang ada penjual makanan/minuman. Aktivitas di pantai ini adalah berjemur ataupun surfing karena ombaknya yang besar. Pemandangannya bagus untuk foto dan pernah dijadikan tempat shooting Julia Robert dalam Eat, Pray, Love

Sambil berjemur di pantai padang-padang Beach
Sony Bergaya :P

Dreamland Beach


Uluwatu dan Dreamland Beach merupakan spot wisata yang saling berdekatan yang berada di Selatan Bali tepatnya di Bukit Badung yang berupa bukit karang.

Uluwatu
Uluwatu merupakan salah satu tempat yang sangat eksotis di Bukit Badung. Daerah ini sangat sering digunkan oleh artis-artis baik dari dalam maupun mancanegara untuk melangsungkan pernikahan mereka.
Di uluwatu ini daerahnya berupa tebing-tebing karang yang terjal dan dibawahnya terdapat batu karang yang terjal juga dengan hamparan laut biru yang merupakan samudera hindia.

Tepat di ujung tebing tersebut terdapat Pura, sayang untuk memasukinya tidak bisa.
Dan yang harus diperhatikan ketika menuju Pura Uluwatu ini adalah barang-barang yang kita bawa harus dijaga dengan baik kalua perlu disimpan saja apalagi yang kecil-kecil karena dari areal parkir menuju spot wisata ini banyak berkeliaran monyet-monyet yang akan merampas barang-barang tersebut.


Dreamland Beach





Lokasi pantai yang penyebutannya agak kebarat-baratan (emang-red) ini sebenarnya berada sebelum Uluwatu. Persisnya lokasi pantainya berada di Pecatu Indah Resort, sebuah kawasan elit baru di Bali yang tadinya berupa bukit-bukit karang yang tidak ekonomis.

Tetapi saat ini kawasan ini menjadi kawasan dengan jual yang sangat tinggi. Kawasannya sudah dibuat berkapling-kapling untuk dijual dan dijadikan villa, dan saat ini disana juga lagi dibangun 2 proyek kondominium elit selain memang lapangan golf yang sebelumnya sudah ada.
Dan daya tarik yang paling bagus adalah adanya pantai di bawah bukit karang tersebut. Sekarang nama pantainya adalah Dreamland Beach, mungkin disesuaikan dengan pantai sesuai dengan impian orang kebanyakan dengan pasir yang putih, bersih, air laut yang biru dan juga dilengkapi dengan bukit-bukit karang yang terjal dan tentunya ombak yang lumayan besar untuk bisa surfing.

Untuk menuju kawasan pantai ini, saat ini dari kawasan resort tersebut jalan ke pantainya masih agak jelek karena merupakan pantai baru kayaknya. Dari lokasi parkiran yang berada di di atas bukit kita harus menuruni bukit yang telah dicacah untuk bisa ditempuh dengan jalan kaki, sekitar 400-500 m sampai pantai.

Dan sesampainya di pantai, ada sederet toko-toko yang baru selesai dibangun mungkin dipertukan untuk cinderamata dan makanan. Dan di pantainya sudah lengkap dengan aksesoris-aksesoris pantai untuk bermalas-malasan dan juga tukang pijitnya dan tak lupa juga sudah ada penjaga pantai lengkap dengan poskonya